«

»

Jan 31

Dimana-mana ada uang

Dalam sebuah workshop yang diadakan oleh TDA Tangerang, Coach John Rusli mengungkapkan sebuah kalimat yang menarik. Katanya “Kalau anda keluar dari ruangan ini dan berada di jalan, perhatikan deh, ternyata dimana-mana ada uang”.

Apa iya? Perasaan cari uang ngga gampang, kok bisa dibilang dimana-mana ada uang.

Nah, itulah kekuatan vision. Seseorang dengan pandangan yang jauh ke depan dapat melihat peluang dengan cepat, secepat dia berjalan. Sayangnya kebanyakan orang hanya melihat apa yang dia ingin lihat. “You only see what your eyes want to see”. Coba lihat situasi ketika hujan. Banyak orang meneduh di sembarang tempat, yang penting ngga kehujanan. Apakah ada peluang bisnis di situ? Tentu ada. Salah satunya ojek payung. Bicara tentang ojek payung, selama ini yang jadi tukang ojek payung biasanya anak-anak, dibayar seadanya, kehujanan pula. Kenapa tidak dibuat ojek payung profesional? Biar ngga kehujanan, sewakan payung lebar, kalau perlu dibuatkan modifikasi payung sehingga payung bisa dipakai berdua seperti gambar ini (diambil dari: http://thegapster.co.uk)

Seru kan? Kalo payungnya kayak gitu, ngga akan protes deh kalo kita kasih tarif ojek Rp. 5.000 per rit.

Trus apa lagi? Ok, kenapa ngga sekalian kita buat payung yang fashionable. Kalo biasanya orang nenteng-nenteng payung agak malas, maka cewek ngga akan malas lagi kalau payungnya kayak gini: (gambar dari http://funniest-place.com)

umbrella09 Creative umbrellas

Terbukti kan kalau di mana-mana ada uang? Ini baru ngomongin hujan + payung. Belum hal-hal lain yang pastinya banyak sekali di luar sana.

Jadi kalau ada yang bilang cari uang itu susah… mungkin karena imajinasinya tidak cukup membuatnya mampu melihat peluang yang tersebar di mana-mana. Masalahnya, imajinasi dalam banyak kasus memang tidak muncul semerta-merta. Ada proses pembelajaran yang panjang untuk bisa membuat imajinasi kita berpikir secara ‘liar’, terutama kalau kita selama ini sudah terbiasa tidak menggunakan imajinasi.

Maka latihlah daya imajinasi kita supaya kita bisa kreatif dalam memandang segala sesuatu. Ketika kita sudah dapat membayangkan sesuatu dengan jelas, bahkan sebelum sesuatu itu ada, maka kita akan bisa memperolehnya. ‘If you can dream it, you can do it” (Walt Disney).

Dulu Walt Disney meninggal dunia sebelum Disney Land, master piece taman hiburan itu, selesai dibangun. Kemudian seseorang berkata kepada istri almarhum Walt Disney, “Sayang sekali ya bu, Pak Disney meninggal sebelum melihat Disney Land selesai. Lalu sang istri menjawab, “Anda salah, Pak Disney sudah lama sekali melihat Disney Land selesai dibangun… dalam pikirannya”.

Selamat berimajinasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>